PLN merupakan suatu perusahaan BUMN Indonesia yang bergerak di bidang jasa pelayanan listrik. Sebagai perusahaan penyedia jasa listrik, PLN memiliki sekitar 47,5 juta pelanggan di Indonesia (Pitakasari, AR, Republika Online 2012). Tentunya dengan banyaknya pelanggan serta luasnya wilayah yang dilayani, PLN banyak menemui kendala baik itu masalah teknis maupun non teknis (eks: sosial). Kendala-kendala tersebut menyebabkan citra positif PLN menurun di mata masyarakat.
Permasalahan yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat mengenai kinerja PLN salah satunya adalah mengenai pemadaman. Seringkali kita baca di media mengenai keluhan masyarakat akan pemadaman tersebut. Tak hanya masalah pemadaman, masalah seperti calo listrik, kebakaran akibat konsleting listrik, BBM dan ganti rugi tanah pun selalu menghampiri perusahaan ini.
Solusi-solusi cerdas dan peningkatan kualitas kinerja telah dilakukan oleh PLN guna mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada. Namun hal tersebut nampaknya belum terlalu memberikan efek yang signifikan bagi perbaikan citra PLN di masyarakat. Rupanya trauma akan perihal seperti pemadaman masih berbekas di masyarakat yang menimbulkan sulitnya untuk membangun citra baik PLN.
Lalu harus bagaimana kah?
Dalam artikel ini, Penulis mencoba menyampaikan ide sebagai suatu solusi dalam usaha meningkatkan citra positif perusahaan tempat penulis bekerja. Adalah program Sahabat PLN yang ingin Penulis share. Sahabat PLN merupakan sebuah program dimana PLN melibatkan masyarakat langsung (dalam konteks ini: Siswa SMA dan Mahasiswa) dalam rangka meningkatkan citra positif PLN.
Melalui program ini PLN mengajak segenap pemuda-pemuda sebagai Sahabat PLN untuk ikut andil dalam mempromosikan peningkatan layanan dan kualitas PLN. Dengan memberikan pelatihan dan workshop mengenai layanan kelistrikan (dasar) kepada Sahabat PLN tersebut, dimana nantinya mereka akan bergabung dengan Brand Ambassador PLN terjun ke masyarakat untuk memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat.
Belajar dari penyelenggaraan sebuah event internasional di Singapura, dimana pemuda-pemudanya diajak berpartisipasi langsung menjadi sumber informasi bagi pendatang, Sahabat PLN ini nantinya akan diberi sebuah pin (atau penanda lain) yang disematkan di baju mereka. Dimana apabila masyarakat bertemu Sahabat PLN yang memakai PIN tersebut baik di atas angkutan, di mall di taman, mereka dapat bertanya mengenai masalah listrik seperti tarif, sambung baru, dsb. Melalui system seperti ini, Sahabat PLN tersebut tidak perlu mendatangi tempat-tempat tertentu untuk memberikan sosialisasi.
Social media juga digunakan dalam program Sahabat PLN ini. Nantinya, seluruh Sahabat PLN dapat memberikan informasi mengenai layanan PLN melalui Social Network Site seperti Facebook, Twitter, Youtube, dan social media lainnya.
Program Sahabat PLN ini diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas dan tepat kepada masyarakat mengenai layanan PLN. Kejelasan informasi dapat meminimalisir jumlah keluhan masyarakat terhadap PLN diakibatkan kesalahan informasi atau ketidaktahuan akan informasi. Dengan meningkatnya citra positif PLN di masyarakat akan berpengaru terhadap kualitas kinerja PLN.
Selain itu, manfaat program ini bagi Sahabat PLN adalah dapat memberikan pengalaman berharga bagi para Sahabat PLN. Selain itu dengan melibatkan langsung para pemuda dalam program ini, secara psikologis dapat meningkatkan rasa kebanggaan, kepercayaan diri pada Sahabat PLN. Kepercayaan diri itulah yang nantinya dapat mendorong motivasi para Pemuda untuk mengabdi kepada Negara dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekitar.
Terakhir, keberhasilan dari program ini bukan hanya tanggung jawab dari manajemen saja, namun kepedulian kita sebagai pegawai PLN terhadap program-program yang bertujuan meningkatkan kualitas kinerja serta citra positif perusahaan juga diperlukan. Seluruh elemen baik internal dan eksternal merupakan kombinasi yang tepat bagi terwujudnya PLN sebagai perusahaan kelas dunia.
-6.410988
106.864329
Your Comments